Bengkel Jimat Pecahkan 2 Rekor Dunia

Selasa (27/03/2018), 2 Rekor akhirnya didapatkan oleh Bengkel Jimat yang diberikan oleh Leprid. Rekor ini didapatkan setelah dilakukan penilaian serta pengawasan selama 24 jam. Pengawasan ini dilakukan oleh TIM Leprid yang ditugaskan langsung oleh pimpinan Leprid yaitu Paulus Pangka, S.H. Pimpinan Lemprid menyampaikan bahwa banyak penilaian yang diluar dugaan, dimana salah satunya yaitu panitia dan teknisi yang bertugas tidak bermain HP dan merokok saat acara sedang berlangsung. Ini menandakan keseriusan dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Ia juga mengatakan di ulang tahun Leprid yang ke-5, Leprid sudah mengeluarkan 344 rekor. Ini akan menjadi semangat Leprid untuk terus memberikan apresiasi untuk masyarakat Indonesia di kancah dunia.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, pengelola Fakultas, pengelola Jurusan, Leprid, dan pihak sponsor ini dilaksanakan di samping Gedung Kewirausahaan, Universitas Negeri Semarang. Dalam penganugrahan ini, Servis Jimat mendapatkan 2 kategori penghargaan rekor yaitu 24 Jam Nonstop dan 16 Tahun berturut-turut. Prof. YL Sukestiyarno M.S, Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama mengaku bangga atas prestasi yang dilakukan oleh adik-adik dalam mengemban amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dalam acara tersebut, terdapat 5 unit lembaga yang diberikan penghargaan oleh Leprid yaitu Universitas Negeri Semarang, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin, Himpro Teknik Mesin, dan Pertamina Lubricants.

Dekan Fakultas Teknik dalam sambutannya menyampaikan, di acara Dies Natalis Unnes ke-54 tahun depan ia berharap semoga acara Jimat dapat memecahkan kembali rekor baru dan prestasi baru. “Acara Jimat bisa saja dilakukan di 54 titik atau selama 54 jam nonstop”, ujarnya.

Acara penganugrahan tersebut ditutup dengan pelepasan balon udara sekaligus menandakan berakhirnya acara Servis Jimat di tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *