Workshop Publikasi Artikel Ilmiah Terindeks Scopus

Semarang (24/11), untuk kesekian kalinya Dr. Jamari kembali mengisi kegiatan di Jurusan Teknik Mesin Unnes. Kali ini kedatangan Dr. Jamari dalam rangka mengisi kegiatan bertema publikasi artikel ilmiah yang terindeks scopus. Karya ilmiah yang dipublikasikan secara internasional menjadi isu utama pada negara ini.

Publikasi karya ilmiah internasional terindeks scopus pada tahun 2015 hingga 2017 Indonesia menduduki peringkat ketiga dari 5 negara yaitu Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, dan, Philipina. Sebenarnya publikasi bukan semata-mata untuk kepentingan individu, namun lebih besar dari itu merupakan langkah nasionalisme kita pada negara, terutama untuk mahasiswa, dosen, dan tenaga pengajar lainnya.  Pencapaian Universitas Negeri Semaranf dalam hal publikasi diantaranya adalah publikasi Internasional jurnal terindeks Scopus sebanyak 1 jurnal, terakreditasi nasional (9 jurnal), terindeks DOAJ (83 jurnal terbanyak di Indonesia), terindeks Google Scholar (119 jurnal), dan Artikel terindeks Scopus (319 artikel).

Dalam penjelasannya Dr. Jamari menjelaskan tentang beberapa langah dalam pembuatan artikel ilmiah yang baik untuk dipublikasikan dalam suatu jurnal. Jika tulisan anda baik maka orang lain akan mengkutip tulisan ini akan memberikan nilai yang tinggi pada jurnal anda, hal ini dapat dilihat jika suatu jurnal sudah ter impact factor maka jurnal tersebut memiliki reputasi jurnal yang baik, karena inilah parameter global yang tinggi.

Dalam publikasi diharapkan berhati-hati karena terdapat beberapa jurnal palsu atau sering disebut jurnal predator. Jurnal predator memiliki ciri-ciri antara lain jurnal tersebut berbayar dalam menerima suatu karya ilmiah yang akan dipublish. Jurnal predator ini sangat berbahaya untuk publikasi, sehingga dengan demikian kita dapat mencari referensi jurnal yang baik antara lain melalui Scimago (http://www.scimagojr.com/), sciencedierect (https://www.elsevier.com/),  springerlink (http://www.springer.com/),  dan scopus (https://www.scopus.com/).  Tiap jurnal memiliki aturan yang berbeda beda untuk format nya, maka perlu diperhatikan jurnal mana yang akan dituju. Manfaat publikasi karya ilmiah tidak hanya memenuhi syarat dalam pemenuhan tugas akhir di jenjang S1, S2, dan S3, namun publikasi karya ilmiah dapat menunjang karir anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *